Senandung Azan,

Hari ini, tepat pukul 11.37 waktu saudi arabia, azan mulai berkumandang di angkasa sebagai pertanda masuknya waktu Dzhuhur. setiap masjid mulai bersahut – sahutan mengumandangkan asma Allah dan mengajak seluruh kaum muslimin untuk segera menunaikan ibadah wajib, salah satu dari 5 rukun islam, yaitu Sholat.

Image

Masjid dekat Rumah, Aroubah.

Ada mungkin beberapa hal yang unik, yang baru pertama kali saya jumpai di saudi arabia ini.

1. Jika waktu sholat masuk semua aktivitas akan berhenti sementara waktu,. pada saat waktu sholat sudah masuk semua kegiatan perniagaan dan hal” yang tidak sangat urgent wajib berhenti. semua diminta untuk menutup sementara usahanya, termasuk toko, kantor, rumah makan, dan yang lain – lain. segera tutup dan menuju masjid untuk menjalankan sholat berjamaah. pernah sekali ngobrol dengan salah seorang Indonesia, yang berkerja di travel agency di Riyadh ini. dia cerita kalau ketahuan oleh Biladiyah, semacam polisi syariah-nya saudi, toko/perusahaan itu bisa diberi peringatan bahkan sampai izinnya dicabut dan orangnya ditahan. makanya 5 menit sebelum waktu sholat biasanya mereka udah persiapan untuk tutup. baru buka kembali setelahnya.

pemerintah saudi cukup tegas untuk hal ini, maka tidak banyak yang berani melanggar. sepertinya malah tidak ada (secara terbuka..🙂 ). pernah juga sewaktu ketika saya lagi ngantri di bank untuk mencairkan cek (gaji), pada saat itu sudah mendekati waktu sholat. pihak bank, tentu tidak mengusir nasabahnya. yang mereka lakukan adalah dengan menurunkan kain penutup jendela, kemudian sambil menggelar sajadah untuk sholat berjamaah di ruang lobby bank itu. jadi nasabah dan seluruh karyawan bank bisa sholat bersama. ini jadi solusi yang efektif pasti, sholat tidak tinggal dan pelayanan tetap jalan.

2. Sholat di pinggir jalan, depan lobby, di tengah terminal. Seperti yang diceritakan diatas, Sholat berjamaah di ruang publik, sangat biasa di sini. pernah sewaktu saya mau pergi umroh, melalui aziziah (terminal antar kota antar provinsi Riyadh), ketika waktu Ashar masuk, maka hall tempat tunggu penumpang berubah jadi tempat sholat berjamaah. ohy ini bukan karena saya mau pergi umroh ya, tapi memang aziziah dipakai untuk keluar kota Riyadh dengan menggunakan bus. pernah lagi di lain waktu, disalah satu persimpangan, Takhasushi Road, pada masuk sholat Isya, lapangan parkir persis di sebelah jalan, di ubah juga jadi tempat sholat. nah mereka yang mau segera sholat bisa menepikan kendaraanya dan ikut dengan para jamaah itu. hal ini, sangat biasa di Riyadh dan Arab Saudi.

3. Jeda antara azan dan sholat yang tidak terlalu pendek. Nah salah satu hal yang khas disini adalah, kita punya waktu yang cukup untuk melaksanakan sholat sunnah qabla dan membaca satu – dua ayat Alqur’an. Hal ini bisa karena jeda antara Azan dan Iqamat bisa lebih dari 20 menit. kadang kalau di Indonesia, baru 5 menit muadzin udah buru – buru iqamat. nah kalau disini, rata – rata jeda waktunya antara 15 – 30 menit. ohy tapi ada juga kok yang ekspres. ya,:D,

4. Pintu masuk untuk jamaah wanita berbeda dengan pria. salah satu hal mencolok juga, kalau setiap masjid, punya pintu khusus sendiri untuk jamaah wanita. pintu ini hampir pasti berbeda dengan yang dipakai oleh jamaah pria. dan keitka sudah di dalam, maka tidak akan mungkin wanita bisa terlihat seperti di Indonesia. Tapi di Saudi sendir, wanita amat jarang sholat di masjid, sebagian besarnya sholat di rumah.

5. Sholat menggunakan sepatu,. waduh kalau di Indonesia, udah pasti dihajar sama nazir masjid. tapi di saudi, beberapa kali saya mellihat orang saudi sholat menggunakan sepatu. tapi ini hanya beberapa kali ketemu. tidak setiap hari.

6. Sholat menggunakan Kursi dan sambil duduk,. ini salah satu yang paling khas, yang baru pertama saya jumpai. di Saudi, beberapa orang (terutama yang sudah agak tua), biasanya sholat dengan menggunakan kursi. terkadang kursi mereka bawa sendiri dari rumah atau memang sudah ada di masjid, jadi tinggal digunakan. kalau seperti ini di Indonesia, pasti sudah dijadiin bahan cerita warga.🙂

Riyadh,

9 Dzulhidzhah 1433 H.

This entry was posted in daily living., Saudi. and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s