lancar kaji karena diulang atau berani memulai?

Di masa kecil, kita pasti akan sering mendengar nasehat : “lancar kaji karena diulang”,

Image

yah tepat sekali, karena dengan pengulanangan, disana kita akan menjadi lebih mahir. namun sebelum itu semua, harus ada keberanian untuk memulai. seperti pertama kali kita berjalan, kita harus berani terjatuh. dan bisa jadi jatuhnya berulang-ulang. ketika kita bersepeda, harus berani lecet dan lagi hal itu bisa terjadi tidak hanya sekali.

selepas ashar, sore ini saya bertemu dengan immam di dekat rumah tinggal, dia orang sudan. umurnya mungkin sekitar 50 – 60 tahun. beberapa kali kita suka saling sapa setelah sholat. nah hari ini kita coba diskusi sedikit, eh ternyata dia tidak bisa bahasa inggris. saya coba menanyakan apakah dia pulang ke sudan kemarin, pada saat eid? dia tertawa… hahaha.. arabic-arabic,. oh ternyata dia tidak bisa bahasa inggris.

kemudian dia bilang, cobalah bahasa arab. sedikit”, insya Allah anta ba’den ma’lum arabic, insya Allah. mendengar nasehat itu, ane cuma nyengir. bener juga sih. kita harus berani memulai, meskipun baru tau sedikit. selanjutnya sering – seringlah diulang. insya Allah nanti sejalan waktu, bisa.

bukankah dulu kita tidak perlu ikut kursus untuk berjalan.🙂

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to lancar kaji karena diulang atau berani memulai?

  1. ilden says:

    masya Allah masya Allah
    kapan kita ke jamiatul imam lagi syeikh, ngampus baren kitu😉 ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s