Sapi dan Teori Ekonomi Tiap Negara

SOCIALISME

Kau punya 2 sapi, 1 sapi kau berikan untuk tetanggamu.

COMMUNISME

Kau punya 2 sapi, negara mengambil alih keduanya dan memberimu 2 kaleng susu.

FASCISME

Kau punya 2 sapi, negara mengambil alih keduanya dan menjual susu padamu.

NAZISM

Kau punya 2 sapi, negara mengambil keduanya dan menembakmu.

TRADITIONAL CAPITALISM

Kau punya 2 sapi betina, kau jual satu dan beli satu sapi jantan. Ternakmu bertambah, dan ekonomi tumbuh.

THE ANDERSEN MODEL

Kau punya 2 sapi. Kau cincang-cincang dua-duanya.

AN AMERICAN CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Kau jual satu, dan satunya kau paksa untuk memproduksi susu sebanyak 4 sapi. Kemudian, kau menyewa konsultan untuk menganalisa mengapa sapinya mati.

A FRENCH CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Kau turun ke jalan, menyusun massa, memblokade jalanan, karena kau ingin punya 3 sapi.

A JAPANESE CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Kau merancang ulang hingga bisa menghasilkan 20 kali lipat susu. Kemudian kau buat profil kartun sapi pintar “Cowakemon” dan menjualnya ke seluruh dunia.

A GERMAN CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Kau melakukan rekayasa supaya bisa hidup lebih dari 100 tahun, makan cukup sekali sebulan, dan mereka bisa saling memerah susu sendiri.

AN ITALIAN CORPORATION

Kau punya 2 sapi, tapi kau tak tahu dimana mereka. Kau putuskan untuk makan siang saja.

A RUSSIAN CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Kau menghitungnya dan berandai bagaimana bila punya 5 sapi. Kau menghitungnya lagi dan berandai bagaimana bila punya 42 sapi. Kau menghitungnya lagi dan menemukan bahwa sapimu cuma dua. Kau berhenti mengitung, lalu buka sebotol vodka.

A SWISS CORPORATION

Kau ada 5000 sapi. Namun tak satupun adalah milikmu. Kau mengenakan biaya administratif kepada pemiliknya untuk menyimpannya.

A CHINESE CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Kau punya 300 orang untuk memerah susunya. Kau nyatakan bahwa tak ada pengangguran, dan nilai produksi susu tinggi. Kau menangkap wartawan yang melaporkan kenyataannya.

BRITISH CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Dua-duanya sapi gila.

IRAQ CORPORATION

Semua orang berpikir kau punya banyak sapi. Kau bilang ke meraka kau cuma punya satu. Tak ada yang percaya, maka mereka mengebom daerahmu dan menginvasi negaramu. Kau masih tak punya sapi satupun, tapi setidaknya sekarang kau bagian dari demokrasi.

NEW ZEALAND CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Sapi yang di kiri kelihatan sangat atraktif.

AUSTRALIAN CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Bisnis kelihatanya sedang bagus. Kau tutup kantor dan pergi mencari bir untuk merayakannya.

INDONESIAN CORPORATION

Kau punya 2 sapi. Dua-duanya curian. Lalu kau jual dua-duanya. Kemudian kau simpan uangnya di account non budgeter yang tak jelas. Kemudian kau gunakan beberapa untuk mendanai kampanye partaimu tapi sebagaian besar kau simpan untuk anak cucumu.

artikel diambil dari milis ahlan_riyadh.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Saudi National Day (Holi)

Kalau di Saudi, hanya ada 3 waktu libur di luar weekend rutin, yaitu : Hari raya Iedul Fitri (1 Syawal, sepekan), pelaksanaan haji/Iedhul Adha (10 Dhzulhizah, sepekan), dan National Day (23 September, sehari). Yang menarik adalah berbeda dengan Iedul Fitri dan Iedul Adha yang menggunakan kalender hijriah, Saudi National Day menggunakan kalender masehi. Coba kalau pake kalender Hijriah juga, kan liburnya bisa makin cepat…🙂

Saudi National Day merupakan peringatan deklarasi Negara kerajaan Saudi Arabia (Kingdom of Saudi Arabia, KSA). Untuk itu, mari kita coba ulik – ulik dikit mengenai sejarah pendirian negara ini (perasaan negara tercinta, Indonesia, juga belum pernah dibahas disini…🙂, ok mudah” next time ada kesempatan). lets go…!

Sejarah Singkat Kingdom of Saudi Arabia.

KSA flag

KSA Flag

Keluarga Ibn Saud sebenarnya sempat terusir dari Riyadh, setelah Al – Rashid berhasil menaklukan kota Riyadh pada tahun 1890, ketika itu Abdul Aziz Al Saud masih berumur 15 tahun. Keluaga kerajaan kemudian melarikan diri ke Qatar, dilanjutkan ke Bahrain, sebelum akhirnya menetap di Kuwait untuk meminta suaka. Pada tahun 1901, dengan dukungan keluarganya (terutama Bibinya, Al Jowhara bint Faysal), Abdul Aziz Al Saud menggalang kekuatan untuk merebut kembali kota Riyadh dari keluarga Al Rashid. Gerakan untuk merebut kembali kota Riyadh juga didukung oleh  keluarga kerajaan Kuwait.  Puncaknya pada tanggal 15 Januari 1902, Dia memimpin sekitar 40 orang untuk menyusup ke dalam kota dan berhasil membunuh gubernur kota saat itu, Ibn Ajlan, sebagai tanda telah jatuhnya kota Riyadh ke tangan Al Saud Family.

Pada tahun 1904, didukung oleh Kekhalifan Turki Ustmani, Al Rashid terus melakukan pertempuran terhadap Abdul Aziz Al Saud untuk daerah – daerah yang masih mereka kuasai. Pertempuran – pertempuran ini memakan biaya yang cukup besar untuk Abdul Aziz sendiri. Namun pada akhirnya Abdul Aziz Al Saud berhasil menguasai keseluruhan Najd dan pesisir utara Arab pada tahun 1912. Selanjutnya Abdul Aziz mendirikan gerakan Al-Ikhwan, sebuah gerakan yang didukung oleh Ulama Salafi. Dengan dukungan Al Ikhwan, Abdul Aziz terus melakukan perluasan daerah kekuasaanya.

Ketegangan Antara Kekhalifan Turki Ustmani dan Kerajaan Inggris pada perang dunia pertama (1914 – 1918) membuat, Abdul Aziz Al Saud dapat dengan mudah membangun hubungan dengan Inggris. Karena pada saat bersamaan Abdul Aziz Al Saud masih berkonflik dengan Al Rashid yang merupakan sekutu Turki Ustmani. Hubungan diplomatik Al Saud dengan Inggri ditandai oleh “Perjanjian Darin” pada tahun 1915. Dalam perjanjian itu disebut jika Saudi menjadi daerah yang dilindungi oleh pemerintah kerajaan Inggris. Pada Tahun 1921, Kerajaan Al Rashid benar – benar runtuh dan seluruh daerah kekuasaanya jatuh ketangan Abdul Aziz Al Saud secara dejure. Dan salah satu putri raja terakhir Al Rashid (Muhammad bin Talal), Watfa, nantinya menikah dengan putra Abdul Aziz, Musaid. Dari pernikahan tersebut akan lahir Prince Faisal bin Musa’id yang melakukan pembunuhan kepada King Faisal pada tahun 1975.

Kemudian pengakuaan perluasaan daerah kekuasaan kerajaan Najd oleh pemerintah kerjaaan Inggris adalah dengan perjanjian di Unqair pada tahun 1922. Pengakuan ini membuat Abdul Aziz Al Saud juga harus mengakui daerah kekuasaan Inggris sepanjang pesisir Arab dan Iraq. Perjanjian ini sendiri penting bagi Inggris untuk mengamankan jalur perdagangan mereka ke Asia, dari India Hingga Terusan Suez, Mesir.

Hejaz and Najd

Hejaz and Najd (Old Map)

Penaklukkan Hejaz.

Pada tahun 1925, Abdul Aziz Al Saud  terus melakukan ekspansi kekuasaan hingga berhasil mengusai Hejaz yang ditandai dengan penaklukkan kota Suci Mekah. Dan pada tahun berikutnya, tepatnya 8 Januari 1926, Abdul Aziz Al Saud medeklarasikan diri sebagai Raja Hejaz (King of Hejaz). Yang dilanjutkan dengan pengakuan dari kerajaan Inggris melalui perjanjian di Jeddah. Perlu di catat bahwa kerajaan Inggris sebelumnya bersekutu dengan kerajaan Hejaj. Namun ketika kota itu jatuh ke tangan Abdul Aziz, kerajaan inggris berpindah untuk mengakui kekuasaan Abdul Aziz. Sebagai catatan tambahan informasi: Jeddah, Mekkah, dan Madinah merupakan daerah Hejaz. Jadi dengan dikuasainya Hejaz oleh Abdul Aziz Al Saud, membuatnya menguasai daerah terpenting umat Islam seluruh dunia.

Al Ikhwan yang merupakan salah satu pilar kekuatan utama Abdul Azin menginginkan agar ekspansi terus dilakukan ke arah Transjordan, Iraq, dan Kuwait.  Namun kerajaan yang melihat perluasan akan menimbulkan permasalahan dengan Inggris menolak dengan tegas. Hingga pada akhirnya, pada tahun 1927 pecahlah konflik terbuka antara gerakan ikhwan dengan kerajaan. Konflik ini berlangsung sekitar 2 tahun hingga 1929, tepatnya pada peperangan Sabilla, di mana salah seorang pemimpin gerakan Al Ikhwan, Faisal Al-Dawish berhasil dilumpuhkan. Kekuatan yang terlibat pada peperangan ini adalah 30 ribu pasukan Abdul Aziz Al Saud yang menumpas sekitar 10 ribu pasukan Al Ikhwan. Dan jumlah korban yang jatuh di kedua belah pihak diperkirakan sebanyak 500 orang dari Al Ikhwan dan sebanyak 200 orang dari pihak kerajaan.

setelah berhasil menguasai Najd dan juga Hejaz, serta pengakuan Inggris terhadap kekuasaanya, pada tanggal 23 September 1932, Abdul Aziz Al Saud mendeklarasikan berdirinya Negara Kerajaan Saudi Arabia (Kingdom of Saudi Arabia, KSA). Dan dia sendiri sebagai raja pertama untuk negara yang baru berdiri ini.

Raja Saudi Arabia dari masa ke masa.

Abdul Aziz Al Saud

The first king of Kingdom Saudi Arabia (Abdul Aziz Al Saud)

Dari pertama kali berdirinya kerajaan Saudi Arabia, seluruh raja yang berkuasa merupakan generasai pertama atau anak dari Abdul Aziz Al Saud. Abdul Aziz Al Saud setidaknya memiliki 45 orang putra dari 22 istri-nya. Sedangkan untuk jumlah anak perempuannya tidak diperoleh data yang lengkap mengenai jumlah pastinya. Berikut merupakan raja – raja yang memimpin Kerajaan Saudi Arabia :

  1. Abdul Aziz Al Saud (1932 – 1953)
  2. Saud bin Abdul Aziz Al Saud (1953 – 1964)
  3. Faisal bin Abdul Aziz Al Saud (1964 – 1975)
  4. Khalid bin Abdul Aziz Al Saud (1975 – 1982)
  5. Fahd bin Abdul Aziz Al Saud (1982 – 2005)
  6. Abdullah bin Abdula Aziz Al Saud (2005 – sekarang)

selain raja, di Saudi juga dikenal crown prince atau putra mahkota, yang merupakan orang kedua setelah raja. Saat ini yang memegang tampuk kekuasaan sebagai crown prince adalah Prince Salman yang menggantikan Prince Nayef yang wafat pada Juni 2012 yang lalu. Dengan Saudi Arabia adalah negara yang absolut monarki, pergiliran kekuasan tentu sangat rentan terutama pada generasi kedua dan selanjutnya. Apalagi di tengah kondisi Raja Abdullah yang sudah mencapai usia 89 tahun.

Sayid Machzar.

“Time is free but it’s priceless. You can’t own it but you can use it. You can’t keep it but you can spend it. Once you’ve lost it, you can never get it back”. – anonymous-

reference:

http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Saudi_Arabia

http://en.wikipedia.org/wiki/Ibn_Saud

http://www.datarabia.com/royals/famtree.do?id=176551

Posted in History, Saudi. | Leave a comment

Malaz Restaurant, dan komunitas asing di Saudi…

sabtu pagi,  saatnya olahraga… semagat pagi!

Seperti minggu lalu, sabtu pagi adalah waktunya untuk main badminton. silaturahmi

2013-01-14 20.40.02

dengan teman – teman dan sambil mengeluarkan keringat. maklum di negeri rantau yang panas ini, agak susah juga nyari klub olahraga, jadi ya salah satunya kita buat sendiri. Grup badminton ini sebenarnya udah lama, ya setidaknya sejak gua datang ke mari, satu setengah tahun yang lalu udah ada. dulu kita sering mainnya malam, namun semenjak ada peraturan tidak boleh ada kegiatan malam, kita pindah ke pagi. okelah biar makin seger …🙂

setelah puas 2 jam di lapangan, kita lanjut untuk sarapan di Malaz Restaurant, restaurant india yang terletak antara King Fahad Road dan Olaya Road. Restaurant ini merupakan salah satu restaurant favorite kita untuk sarapan. menunya sedap, dengan cita rasa india,. asam pedas jadi satu…  harga nya juga cukup murah untuk porsi : Prata + Chiken Curry + Egg Massala + Sahe + Creaker, cukup merogoh 12 Reyal saja. dan Restaurant ini sangat ramai dikunjungi terutama dari teman” Asia Selatan : India, Pakistan, Bangladesh, atau Srilangka juga terkadang ada wajah” Asia tenggara dan juga orang saudi juga.

Selain Malaz, masih banyak restaurant india yang ada di Riyadh,. selain karena rasa yang anikmat ini juga karena jumlah immigran asal negri ramayana itu juga tercatat yang terbesar di saudi. Pada Tahun 2010 Saja, berdasarkan sensus resmi yang release, ada sekitar 8.5 juta expatriate dari total penduduk 27.2 juta jiwa, atau mencapai 31% dari jumlah penduduk yang ada. dari jumlah tersebut tercatat ata 1.3 juta jiwa berkebagsaan india, 900 rb berkebangsaan pakistan, 900 rb Mesir, 900 ribu Yaman, dan 500 ribu Bangladesh. Indonesia sendiri tercatat secara resmi, tidak kurang dari 250 ribu jiwa. jumlah ini belum termasuk dari Philipina, Jordan, Palestine, Malaysia, Srilanka, Sudan, Syria, dan banyak lagi yang lain, serta pendatang ilegal (tanpa izin tinggal resmi dari pemerintah saudi, Iqama). Dalam dokumen yang lain malah tercatat ada 9 juta pendatang resmi, dan 2 juta pendatang illegal dari total 27 juta penduduk di saudi.

Saudi sendiri sebenarnya sangat bergantung sekali kepada pekerja dari luar negri atau expatriates,. Roda perekonimian negara ini, secara umum dijalankan oleh para pendatang, meskipun jumlah tidak sedikit warga asli saudi yang terlibat. kehadiran para pendatang luar ini, tidak lepas dari booming industri perminyakan antara tahun akhir 70-an dan 80-an. meskipun sebenarnya sudah mulai sejak tahun 1920, selepas perang dunia I. penguasa Saudi saat itu bekerja sama dengan SoCal (Standard Oil of California) pada tahun 1921. Dengan Sumur eksplorasi pertama berhasil menghasilkan minyak pada tahun 1938.

sebenarnya pada saat deklarasi kemerdekan (ditandai dengan penyatuan Hejaz dan Najm), pada tanggal 23 September 1932, Saudi Arabia merupakan negara termisikin di dunia. dengan dataran yang tandus dan miskin akan sumber daya alam. namun penemuan cadangan minyak yang sangat besar (saat ini kedua terbesar setelah venezeula) telah merubah negara tersebut, menjadi salah satu negara dengan Gross Domestic bruto terbesar di dunia. selain minyak Saudi arabia juga merupakan negara ke-6 terbesar dalam cadangan gas,.

Balik lagi ke cerita migrant atau pendatang,. sebagian besar pendatang terutama yang berasal dari eropa atau amerika, mereka akan tinggal di kompleks khusus. kompleks khusus ini atau biasa disebut sebagai compound, memiliki aturan yang disesuaikan dengan penghuninya. dengan demikian mereka dapat hidup dan sesuai dengan kebiasaannya (dengan penyusuaian tentunya) dengan kebiasaan di negara asal mereka. namun biaya yang harus dibayarkan, sering cukup merogoh kantong lebih dalam. yah mungkin sesuai dengan apa yang mereka peroleh dari apa yang mereka dapat.🙂

Sayid.

“Those who do not want to imitate anything, produce nothing.” Salvador Dali.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Senandung Azan,

Hari ini, tepat pukul 11.37 waktu saudi arabia, azan mulai berkumandang di angkasa sebagai pertanda masuknya waktu Dzhuhur. setiap masjid mulai bersahut – sahutan mengumandangkan asma Allah dan mengajak seluruh kaum muslimin untuk segera menunaikan ibadah wajib, salah satu dari 5 rukun islam, yaitu Sholat.

Image

Masjid dekat Rumah, Aroubah.

Ada mungkin beberapa hal yang unik, yang baru pertama kali saya jumpai di saudi arabia ini.

1. Jika waktu sholat masuk semua aktivitas akan berhenti sementara waktu,. pada saat waktu sholat sudah masuk semua kegiatan perniagaan dan hal” yang tidak sangat urgent wajib berhenti. semua diminta untuk menutup sementara usahanya, termasuk toko, kantor, rumah makan, dan yang lain – lain. segera tutup dan menuju masjid untuk menjalankan sholat berjamaah. pernah sekali ngobrol dengan salah seorang Indonesia, yang berkerja di travel agency di Riyadh ini. dia cerita kalau ketahuan oleh Biladiyah, semacam polisi syariah-nya saudi, toko/perusahaan itu bisa diberi peringatan bahkan sampai izinnya dicabut dan orangnya ditahan. makanya 5 menit sebelum waktu sholat biasanya mereka udah persiapan untuk tutup. baru buka kembali setelahnya.

pemerintah saudi cukup tegas untuk hal ini, maka tidak banyak yang berani melanggar. sepertinya malah tidak ada (secara terbuka..🙂 ). pernah juga sewaktu ketika saya lagi ngantri di bank untuk mencairkan cek (gaji), pada saat itu sudah mendekati waktu sholat. pihak bank, tentu tidak mengusir nasabahnya. yang mereka lakukan adalah dengan menurunkan kain penutup jendela, kemudian sambil menggelar sajadah untuk sholat berjamaah di ruang lobby bank itu. jadi nasabah dan seluruh karyawan bank bisa sholat bersama. ini jadi solusi yang efektif pasti, sholat tidak tinggal dan pelayanan tetap jalan.

2. Sholat di pinggir jalan, depan lobby, di tengah terminal. Seperti yang diceritakan diatas, Sholat berjamaah di ruang publik, sangat biasa di sini. pernah sewaktu saya mau pergi umroh, melalui aziziah (terminal antar kota antar provinsi Riyadh), ketika waktu Ashar masuk, maka hall tempat tunggu penumpang berubah jadi tempat sholat berjamaah. ohy ini bukan karena saya mau pergi umroh ya, tapi memang aziziah dipakai untuk keluar kota Riyadh dengan menggunakan bus. pernah lagi di lain waktu, disalah satu persimpangan, Takhasushi Road, pada masuk sholat Isya, lapangan parkir persis di sebelah jalan, di ubah juga jadi tempat sholat. nah mereka yang mau segera sholat bisa menepikan kendaraanya dan ikut dengan para jamaah itu. hal ini, sangat biasa di Riyadh dan Arab Saudi.

3. Jeda antara azan dan sholat yang tidak terlalu pendek. Nah salah satu hal yang khas disini adalah, kita punya waktu yang cukup untuk melaksanakan sholat sunnah qabla dan membaca satu – dua ayat Alqur’an. Hal ini bisa karena jeda antara Azan dan Iqamat bisa lebih dari 20 menit. kadang kalau di Indonesia, baru 5 menit muadzin udah buru – buru iqamat. nah kalau disini, rata – rata jeda waktunya antara 15 – 30 menit. ohy tapi ada juga kok yang ekspres. ya,:D,

4. Pintu masuk untuk jamaah wanita berbeda dengan pria. salah satu hal mencolok juga, kalau setiap masjid, punya pintu khusus sendiri untuk jamaah wanita. pintu ini hampir pasti berbeda dengan yang dipakai oleh jamaah pria. dan keitka sudah di dalam, maka tidak akan mungkin wanita bisa terlihat seperti di Indonesia. Tapi di Saudi sendir, wanita amat jarang sholat di masjid, sebagian besarnya sholat di rumah.

5. Sholat menggunakan sepatu,. waduh kalau di Indonesia, udah pasti dihajar sama nazir masjid. tapi di saudi, beberapa kali saya mellihat orang saudi sholat menggunakan sepatu. tapi ini hanya beberapa kali ketemu. tidak setiap hari.

6. Sholat menggunakan Kursi dan sambil duduk,. ini salah satu yang paling khas, yang baru pertama saya jumpai. di Saudi, beberapa orang (terutama yang sudah agak tua), biasanya sholat dengan menggunakan kursi. terkadang kursi mereka bawa sendiri dari rumah atau memang sudah ada di masjid, jadi tinggal digunakan. kalau seperti ini di Indonesia, pasti sudah dijadiin bahan cerita warga.🙂

Riyadh,

9 Dzulhidzhah 1433 H.

Posted in daily living., Saudi. | Tagged , , | Leave a comment

lancar kaji karena diulang atau berani memulai?

Di masa kecil, kita pasti akan sering mendengar nasehat : “lancar kaji karena diulang”,

Image

yah tepat sekali, karena dengan pengulanangan, disana kita akan menjadi lebih mahir. namun sebelum itu semua, harus ada keberanian untuk memulai. seperti pertama kali kita berjalan, kita harus berani terjatuh. dan bisa jadi jatuhnya berulang-ulang. ketika kita bersepeda, harus berani lecet dan lagi hal itu bisa terjadi tidak hanya sekali.

selepas ashar, sore ini saya bertemu dengan immam di dekat rumah tinggal, dia orang sudan. umurnya mungkin sekitar 50 – 60 tahun. beberapa kali kita suka saling sapa setelah sholat. nah hari ini kita coba diskusi sedikit, eh ternyata dia tidak bisa bahasa inggris. saya coba menanyakan apakah dia pulang ke sudan kemarin, pada saat eid? dia tertawa… hahaha.. arabic-arabic,. oh ternyata dia tidak bisa bahasa inggris.

kemudian dia bilang, cobalah bahasa arab. sedikit”, insya Allah anta ba’den ma’lum arabic, insya Allah. mendengar nasehat itu, ane cuma nyengir. bener juga sih. kita harus berani memulai, meskipun baru tau sedikit. selanjutnya sering – seringlah diulang. insya Allah nanti sejalan waktu, bisa.

bukankah dulu kita tidak perlu ikut kursus untuk berjalan.🙂

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Muara angke… hmm aromanya!

selepas nuntasi tugas negara pagi ini…. membereskan kamar dan bersih-bersih (maklum belum naik jabatan). ternyata ketika melihat jam, masih pukul setengah 10. gut, I can go now. setelah berpikir beberapa opsi kuputuskan pergi ke ujung utara jakarta, tempat pelelangan dan makan ikan bakar, muara angke. yah sekali – sekali ganti suasana. langsung aku siap – siap: tas kecil, hp, dan dompet pastinya. let’s go!

setelah semuanya persiapan kuanggap lengkap, langsung kukunci kamar kost (maklum masih ngontrak) dan selanjutnya berjalan melalui jalan kuningan barat II. sesampai di ujung jalan baru sadar, muara angke itu dimana ya? hihi. maklum belum pernah kesana sebelumnya. let’s see the information in the internet. pertama browsing di maps-nya mbah google, nanya di mana ya muara angke… loading..loading… keluarlah lokasi muara angke. langkah selanjutnya adalah cari tau akutan umum yang kesana. cari murah dan meriah…🙂. setelah browsing, ketemu infonya. ada di kaskus gan. katanya naik tn.abang -kalideres terur turun di grogol lanjutin naik angkot pwk B01. I get it, I must go to grogol first. langsung kutunggu di depan perempatan kuningan, nunggu yang jurunan grogol. ketemu P.46 (cililitan-grogol). hanya dengan merogoh kocek 2rb, aku langsung berangkat menuju grogol. “yah… abis-abis. ini mau langsung ke kanan muter. yah abis-abis” kata tukang kernet bisnya. sejurus kemudian aku langsung ke depan pintu bis dan melompat keluar.

celingak-celinguk ke kiri dan ke kanan, ngecek dimana sekarang, wah gak tau. yo wes, cek pake GPS, wah masih 2.4km lagi ke grogol. eh bentar, ternyata 2.4 km dari grogol (mungkin kecamatannya.. :P) karena dari tempatku berhenti tidak jauh ke angkot B01 ngetem. langsung aku naik angkot merah yang udah agak penuh itu, lumayan biar aku gak kejebak ngetem yang lama pikirku. dah betul saja, dua jam kemudian si jagoan merah ini mulai meraung, pertanda siap untuk berangkat….

setelah setengah jam di atas angkot, satu – persatu penumpang mulai turun. tinggal kami bertiga. aku, supir, dan satu penumpang lainnya. “saya turun di muara angke ya” kata penumpang bapak – bapak, usia 40th-an sambil merogoh kantong bajunya mengeluarkan uang 50rb. “turun di mana mas”, tanya supir padaku sambil mengembalikan uang pria tersebut. oh kembali 46rb, artinya ongkosnya hanya 4rb. “turun di muara angke” jawabku. “muara angke juga ya” tanya supirnya memastikan. dan sekitar 15 menit kemudian, kubaca tulisan selamat datang di pemukiman nelayan. karena bapak – bapak turun, kupikir sudah saatnya turun. apalahi sudah ada tulisan pemukiman nelayan.

 

 

 

 

 

 

langsung cek lokasi,… loading… my loacation… loading… muara angke, Good. pelan – pelan jalan, alarm tanda sholat dzuhur bunyi di hape. oh masuk waktu dzuhur. yo wes jalan pelan sambil nyari – nyari mesjid, sekalian buat istirahat. setelah 5 menit jalan, terdengar suara adzan, kayaknya gak jauh. dan betul mesjidnya dekat.

sehabis sholat dan duduk istirahat sebentar, kulanjutkan perjalanan. masuk ke pasar muara angke (dari infi yang kukumpulkan dari internet, di dekat pasar ini pusat jajajan serba ikannya). wah betul, gak jalan lama, mulai banyak yang menjajakan otak-otak ikan tenggiri khas makasar. wah mantep nih, langsung kupesan. “ambil sendiri aja mas, nanti bungkusnya dihitung” kata yang jaga. “emang berapaan mas?”, tanyaku. “10 biji 6rb” jawab si penjaga. hmmm… aromanya mantap, panas – panas pula. langsung kusikat ditemani minute maid dingin yang di jual di kios sebelah.

setelah membayar otak-otak dan minumannya, yang hampir lupa. kupikir lihat – lihat laut dulu sebelum makan siang.”nggak jauh kok mas, paling 100 meteran dari sini”, kata yang jual otak-otak. sip!

wah cukup bagus lautnya, bukan pantai lho tapi memang laut . tidak terlalu ramai pula. mungkin karena ini bukan tempat rekreasi. tapi boleh masuk gak ya? ah pura-pura tidak tau aja. eh ternyata gak ditanya. begitu sampai dalam kulangsung naik keatas pemecah ombak, kulihat laut airnya biru walaupun ada juga sampah yang dibuang orang sembarangan, tapi cukup terawat lah untuk ukuran dermaga.

pelan – pelan kutelusuri pemecah ombak. dan langsung saja ketemu dengan banyak orang yang lagi sibuk menurunkan dan menimbang ikan. rupanya ini kapal yang baru sandar sehabis melaut. lumayan banyak bawaanya. satu keranjang plastik bisa mencapai 70kg lebih, dan kuperkirakan totalnya ada 20 keranjang lebih disana. ikan segar itu langsung ditimbang dan proses tawar menawar pun dimulai.

setelah satu jam lebih keliling-keliling, aku putuskan cari rumah makan, dan makan ikan bakar segar. …ssep, langsung menuju tempat jajanan ikan. setelah cek-cek, kupilih satu tempat makan. kayaknya cocok nih, muslim, insya Allah terjamin halal makanannya. “mbak ada menunya yang bisa saya lihat” ke perumpan usia 20-an. setelah ku cek. “mbak saya minta udang dong. ohy apa bedanya dengan udang tiger?” tanyaku. “oh tiger lebih besar, jawab si mbak”. “oh gitu, kalau harganya berapa?” tanyaku penasaran. “90rb.” jawabnya singkat. “oh, kalau yang udang aja?” ujarku melanjutkan, “80rb” jawab si mbak. makin penasaran aku tanya lagi “kalau udang galah mbak”, oh itu lebih mahal lagi: 140rb.” sambil si mbak melanjutkan “itu untuk 1 kg”. busyeet…. 1 kg mbok, gimana cara makannya?. “yang perporsi gak ada ya mbak?” langsung ingin kupastikan. “gak ada mas, disini rata-rata sama, kita jualnya perkilo”, jawabnya langsung menjelaskan. “oh gitu, ya udah deh mbak. satu kilo kebanyakan, gimana cara menghabiskannnya?. jadi gak jadi ya. makasih ya mbak” jawabku setelah mendapat penjelasannya. perlahan aku keluar dari rumah makan dengan rasa kecewa, karena gagal makan ikan bakar.😦 yo wes lah, lain kali. kalau bawa keluarga, bisa dibawa kesini untuk makan-makan bareng.

walaupun bisa dibilang target makan ikan bakar gagal, tapi setidaknya hari ini aku melihat tempat baru. tempat yang berbeda dengan rutinitas harianku. pemandangan yang berbeda, suasana yang berbeda, dan tentunya aroma yang berbeda pula. Alhamdulillah.🙂

Posted in hide out | Leave a comment

soft launch

Bismillah,
sudah lama ini nge-blog. baru kesampaian hari ini, 13 Nov 2010. mudah – mudahan menjadi hal yang bermanfaat bagi saya dan yang lain.
wasallam.

Posted in Uncategorized | Leave a comment